BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Debat pertama calon Bupati dan Wakil Bupati Situbondo berlangsung sengit, Kamis malam (10/10/2024). Mengangkat tema penguatan ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Situbondo.
Dua pasangan calon yang berkompetisi adalah Rio dan Ulfy sebagai pasangan nomor urut satu, serta Karna Suswandi dan Khoirani sebagai pasangan nomor urut dua.
Dalam debat tersebut, Rio, calon Bupati nomor urut satu, menyoroti kurangnya perhatian terhadap kawasan wisata Kampung Kerapu dan Kampung Blekok di Situbondo, yang dinilai tidak terurus dengan baik. Pernyataan ini mendapat tanggapan langsung dari calon bupati nomor urut dua, Karna Suswandi yang juga sebagai petahana.
Karna Suswandi menjelaskan bahwa kawasan wisata tersebut telah dibangun sebelum masa kepemimpinannya dan pengelolaannya telah diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BumDes) sebelum dirinya dilantik. Ia menekankan pentingnya peran BumDes dalam mengembangkan dan mempromosikan wisata desa, dengan dukungan penuh dari pemerintah dalam bentuk pendanaan serta sosialisasi yang terus-menerus dilakukan.
Sementara itu, menanggapi hal tersebut mantan Wakil Bupati Situbondo, H. Yoyok Mulyadi, yang menjabat bersama almarhum Dadang Wigiarto pada periode 2016-2021, membantah klaim tersebut. Pria yang akrab disapa H. Yoyok itu, menegaskan bahwa tidak ada penyerahan secara tertulis mengenai pengelolaan Kampung Kerapu dan Kampung Blekok kepada BumDes selama masa kepemimpinan mereka.
“Yang disampaikan oleh Karna Suswandi sebagai petahana tentang pengelolaan Kampung Kerapu dan Kampung Blekok tidak sesuai dengan fakta yang ada. Tidak pernah ada penyerahan tertulis kepada BumDes di masa pemerintahan kami,” ujar Yoyok Mulyadi dengan tegas.
Mantan Wakil Bupati, H. Yoyok akan terus memantau debat selanjutnya. Sebab, dirinya berharap dalam debat ini mengeluarkan gagasan atau ide kepemimpinan kedepan dengan logis. Sehingga Kabupaten Situbondo bisa lebih berkembang dengan baik. (ika/usy)














