BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo melepas mahasiswa Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Siddiq (UIN KHAS) Jember yang telah selesai melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Jum’at 21 Februari 2025. Yang menarik, mahasiswa memberikan Buku berjudul ‘Tunda Nikah Dini dan Cegah Stunting’ kepada Kepala Kemenag Situbondo, Dr Muhammad Mudhofar.
Buku tersebut merupakan buku ontologi yang berisi tulisan-tulisan mahasiswa PKL UIN KHAS Jember dalam merefleksikan pengalaman-pengalamannya selama berada di Kantor Urusan Agama (KUA). Khususnya peran KUA dalam menunda pernikahan dini dan mencegah stunting di masing-masing kecamatan di Situbondo.
Mudhofar merasa bangga karena para mahasiswa PKL mampu mewujudkan keinginannya untuk menulis buku sebagai sebuah karya dan kenang-kenangan. “Ke depan saya berharap (para mahasiswa) akan menjadi penulis yang handal,” terangnya saat memberikan sambutan.

Mudhofar menyebutkan, buku ‘Tunda Nikah Dini dan Cegah Stunting’ merupakan komitmen sebagai tindak lanjut pasca penganugerahan Africa Van Java (AVJ) Award Radar Situbondo kepada Kemenag Situbondo yang dinobatkan sebagai instansi teraktif dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Situbondo.
Mudhofar berharap agar apa yang telah diperoleh mahasiswa di masyarakat akan menjadi pengalaman yang bermanfaat. “Ceritakan apa yang baik saja, yang tidak baik cukup disimpan sendiri,” terangnya
Dia berterimakasih karena KUA Kemenag Situbondo dipilih sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Ratusan mahasiswa selama 40 hari telah selesai mengabdi. “Kini saya serahkan kembali ke pihak fakultas untuk melanjutkan studi akademik,” pungkas Mudhofar. (dra/usy)









