Ngopi Bareng Bupati: Festival Kopi dan Keindahan Alam Argopuro Meriahkan Plaza Rengganis

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Ratusan pengunjung memadati Plaza Rengganis, sebuah kawasan yang terletak di lereng Gunung Argopuro, untuk menikmati acara spesial bertajuk Ngopi Bareng Bupati, Sabtu (21/6/2025).

Ratusan warga dan pelaku UMKM lokal berbondong-bondong datang untuk meramaikan acara yang juga bertujuan menghidupkan kembali potensi wisata alam dan produk unggulan daerah.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah UMKM milik Sofia, yang menjual kopi khas Rengganis Argopuro.

Dalam waktu singkat, dagangannya laris manis, menjadi bukti antusiasme pengunjung terhadap produk lokal berkualitas tinggi.

“Kopi lokal khas rengganis dagangan saya alhamdulillah terjual habis. Banyak yang memborong tadi,” katanya sambil tersenyum.

Keistimewaan Ngopi Bareng Bupati tidak hanya terletak pada kopinya, tetapi juga pada latar alamnya yang mempesona.

Salah satu pengunjung, Wilda, mengungkapkan kekagumannya. “Ini adalah pengalaman yang sangat unik. Selain menikmati kopi yang enak, saya bisa merasakan sensasi sejuknya udara pegunungan dan menikmati pemandangan indah Lereng Argopuro. Bahkan, ada air terjun yang sangat memukau di dekat sini,” kata Wilda, sambil menunjukkan kegembiraannya.

Ratusan pengunjung memadati Plaza Rengganis, sebuah kawasan yang terletak di lereng Gunung Argopuro, untuk menikmati acara spesial bertajuk Ngopi Bareng Bupati, Sabtu (21/6/2025).

Tidak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan budaya, musik akustik, dan bazar UMKM yang memamerkan kerajinan tangan, kuliner khas Situbondo, serta oleh-oleh unik dari daerah ini.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Situbondo, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pelaku industri kreatif pun berjalan lancar, semakin mempertegas komitmen untuk memajukan ekonomi desa dan memperkenalkan potensi lokal kepada dunia.

Bupati Situbondo, yang akrab disapa Mas Rio menyatakan bahwa festival ini bukan sekadar ajang menikmati kopi, tetapi juga sebuah gerakan ekonomi yang menggerakkan banyak sektor.

“Kami ingin menciptakan semangat kewirausahaan dari masyarakat, menghidupkan potensi lokal yang luar biasa. Festival ini adalah gerakan untuk ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Diperkirakan, nilai ekonomi kopi Situbondo mencapai Rp30 miliar setiap tahunnya, dengan sebagian besar produk kopi ini telah menembus pasar ekspor.

“Kita harus berani menunjukkan kepada dunia bahwa Situbondo punya kopi yang tidak hanya layak dibanggakan, tapi juga bisa mendunia,” kata Mas Rio.

Dengan antusiasme yang tinggi dari pengunjung dan kesuksesan festival yang luar biasa, diharapkan acara seperti ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan lebih banyak lagi potensi wisata dan produk lokal Situbondo ke kancah internasional. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *