Gubernur Khofifah Lepas Kontingen Jatim Ikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara 2026, Pesankan Junjung Nilai Pesantren dan Pererat Persaudaraan

BUMIAKTUAL, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan Kontingen Jawa Timur untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026, Rabu (30/9).

Dilepas dari Hotel Halogen, Kab. Sidoarjo, kontingen Jatim diberangkatkan menggunakan 2 bus dan 1 truk barang dengan total 64 santri.

Kontingen tersebut terdiri dari 32 putra (4 Umpi Putra dari Kab. Sidoarjo, Kab. Pacitan, Kab. Ponorogo, dan Kab. Bondowoso, serta 32 putri (4 Umpi Putri) dari Kota Malang, Kab. Jember, Kab. Nganjuk, dan Kab. Jombang.

Tak hanya mengirimkan perwakilan, Jawa Timur sendiri hadir sebagai tuan rumah. Sebab, PPSN VI 2026 akan berlangsung pada 30 September-6 Oktober 2026 di Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kab. Malang.

“Untuk PPSN tahun ini, oleh Kementerian Agama, diarahkan untuk dilaksanakan di Jawa Timur. Pada saat rapat koordinasi, saya yang meminta coba dicek An-Nur II Gunung Lawang karena memang itu didesain sebagai pesantren wisata,” tegasnya.

“Jadi bagi seluruh tim peserta, saya rasa suasananya sangat mendukung mereka untuk membangun interaksi dalam berbagai aktivitas selama perkemahan berjalan,” katanya.

Mantan Menteri Sosial RI itu mengatakan, ajang nasional yang diikuti santri seluruh Indonesia ini menjadi wadah kesatuan. Di mana, setiap peserta akan menunjukkan ke-Indonesiaannya dalam cerminan perilaku.

“Tentu kita berharap bahwa setiap pertemuan antar anak muda, antar santri dari seluruh Indonesia ini akan menjadi bagian dari rakitan ke-Indonesiaan, rakitan ke-Nusantaraan. Kita harapkan bahwa persaudaraan yang terbangun dari PPSN 2026 ini akan menjadi bagian dari ikatan mereka sebagai sebuah bangsa,” ujarnya.

“Terlebih karena acara ini berlangsung di bulan Oktober. Ada Hari Santri di dalamnya, ada Hari Pemuda di dalamnya. Jadi, bagaimana sesungguhnya Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa bisa dirakit di dalam PPSN 2026 ini dengan baik,” lanjut Gubernur Khofifah.

Kepada para santri yang mewakili Jawa Timur, dirinya berpesan agar menjunjung tinggi nilai-nilai pesantren dalam berkemah. Ia juga meminta agar mereka senantiasa memberikan yang terbaik untuk PPSN 2026.

“Semoga kita semua diberikan kekompakan, soliditas yang tinggi, sehat, dan terus bisa memberikan dedikasi terbaik pada PPSN tahun 2026 ini. Mudah-mudahan anak-anakku bisa memberikan dedikasi terbaik, penampilan terbaik, prestasi terbaik dan gemilang. Amin,” pungkas Gubernur Khofifah. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *