LMDH-KTH Ingin Temui Bupati Situbondo, Surati DPRD

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Lembaga Masyarakat Desa Hutan Kelompok Tani Hutan (LMDH-KTH) melayangkan surat kepada DPRD Situbondo. Isinya, meminta untuk dipertemukan kepada Bupati Situbondo untuk membahas kesejahteraan masyarakat. Khususnya yang berada di wilayah sekitar hutan.

Hadi Wiyonoto, Ketua Umum Asosiasi LMDH-KTH menjelaskan, ada surat dari menteri dalam negeri yang dukungan tentang pengembangan usaha perhutanan sosial. Isinya, menginstruksikan kepada Bupati untuk mengikutsertakan ketua LMDH-KTH dalam musrembang. “Sehingga keinginan itu bisa tertuang di dalam APBDes dan APBD,” jelas Hadi saat ditemui di DPRD.

Dia juga memberikan strategi agar masyarakat bisa sejahtera. Seperti dengan bertanam tanaman porang. Kata Hadi, satu hektar porang akan menghasilkan Rp 160 juta. Dikurangi biaya produksi Rp 20 juta, menjadi keuntungan biaya bersih Rp 140 juta. “Sedangkan di Desa Bantal (Kecamatan Asembagus) ada sekitar 2.700 hektar. Saya hitung bisa mencapai keuntungan Rp 300 miliar,” kata mantan Sekda Situbondo itu.

Dengan cara tersebut, dia percaya akan bisa menekan angka kemiskinan yang ada Kota Santri. Dia menegaskan, LMDH tidak pernah meminta perbaikan saluran, dan infrastruktur lainnya. “Jadi mengandalkan hujan, tapi potensinya luar biasa,” pungkas Hadi.

Suprapto, anggota DPRD Komisi II menyarankan, kepada LMDH yang ada di desanya masing-masing untuk memiliki semangat kerja. Sebab, dia khawatir, jika diteruskan maka akan tidak terkelola dengan baik. “Karena sudah ada Mou 1.100 hektar. Kalau itu dibuat porang, nanti langkah lebih akan dikoordinasikan lagi,” jelasnya setelah menerima surat dari ketua LMDH.

Dia berharap agar LMDH tidak mondar mandir mengurus administrasi saja. Tapi bekerja dengan membuahkan hasil yang baik. “Sekarang belum ada action (aksi). Harus dari sedikit dulu. Jangan langsung hamparan besar,” tutup Suprapto. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *