BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Sejumlah kegiatan sosial LPM MERAK (Merangkul Rakyat Kecil) di Situbondo ditunda. Padahal kegiatan sosial itu sangat diperlukan di tengah pandemi seperti ini.
Ketua LPM Merak, Kamarul Muniri menyayangkan tertundanya pelaksanaan khitanan masal. Sebab, sudah banyak yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Kita telah menggelar di Suboh, dan masyarakat sangat antusias,” jelas pria yang akrab disapa Arul itu, Selasa (28/09/2020).
Menurut dia, tertundanya acara khitanan massal di titik selanjutkan karena ada tekanan politik. Ada pihak pihak tertentu yang tidak ingin acara ini terlaksana karena menilai ada kepentingan politik. “Kita tidak habis pikir, bagaimana kok kegiatan sosial dihubungkan dengan pilkada. Masyarakat kecil yang jadi korban,” beber Arul.
Kata dia, kegiatan itu murni kegiatan sosial. Bahkan, meski diselanggarakan di tengah pandemi Covid19, petugas di lapangan sangat mematuhi protokol kesehatan secara ketat. “Pasti menggunakan masker, jaga jarak dan disediakan hand sanitazer,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo,H Fahrudi menjelaskan, waktu pelaksaan kegiatan sosial yang tidak tepat. Sebab, mendekati pemilihan bupati dan wakil bupati Situbondo. “Karena pembinanya adalah salah satu paslon. Kami tidak berbicara politik, paling tidak menjaga netralitas ASN,” jelasnya.
Kata politisi PPP itu, LPM Merak telah mendapatkan surat edaran dari Dinas Kesehatan, untuk menunda kegiatan sosialisasi KIV/AIDS dan Khitanan Masal di sejumlah wialayah. Salah satunya juga menjabarkan karena di masa pandemi harus menghindari keramaian. “Kabupaten Situbondo sudah resiko sedang (orange) ini sedang menuju ke resiko tinggi atau merah,” pungkas H Fahrudi. (dra/usy)








