Butuh Terminal Bongkar Muat, Namun Tak Ada Anggaran

BUMIAKTUAL-SITUBONDO, Rencana pembangunan terminal truk yang berfungsi untuk bongkar muat barang sebelum masuk kota, dipastikan gagal dibangun di tahun ini. Pasalnya, anggaran yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) tidak cukup untuk membangun sarana tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo, Tulus Priatmadji, pembangunan parkir khusus truk menelan dana sekitar Rp 600 juta. Hal itu tidak sebanding dengan anggaran yang dialokasikan Dishub di tahun 2020 kurang dari Rp 5 miliar. “Di tahun 2019, Dishub mendapatkan anggaran sebesar Rp 6 miliar. Namun, tahun ini ada pengurangan sebesar Rp 1,3 miliar,” katanya kepada bumiaktual.com, Rabu (15/01/2020).

Meski begitu, Tulus Priatmadji terus berusaha untuk meminta suntikan dana dari Kementrian Perhubungan RI. Namun sayang, hingga saat ini masih belum ada kabar gembira. “Untuk tahun 2020 Kementrian Perhubungan memiliki banyak agenda pembangunan nasional, Sehingga kita belum mendapat bantuan anggaran,” sambungnya.

Terminal truk memang sangat dibutuhkan di Kota Santri. Ini agar pengendara lalu lintas merasa aman dan nyaman. Sebab, sudah sering kali badan jalan dijadikan parkir truk untuk melakukan aktifitas bongkar muat.

Dewi Lestari, warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, adalah salah satu pengendara yang resah akan aktifitas bongkar muat yang dilakukan truk. Menurutnya, sopir truk selalu keras kepala untuk menepikan kendaraanya. “Jalan di daerah perkotaan sudah kecil, sopir truk masih seenaknya saja menepi ke pinggir jalan untuk melakukan bongkar muatan.” Ujarnya. (dra/usi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *