BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Pesona Arumi Bachsin benar-benar memukau. Terbukti saat berkunjung ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo banyak yang mengajak foto bersama. Padahal, kedatangan ketua Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jatim, itu untuk mengampanyekan pencegahan stunting. Selain itu juga melakukan monitoring dan evaluasi.
Selain itu, istri dari Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak tersebut juga untuk memberikan ucapan selamat kepada Rumah Pemulihan Gizi (RPG) yang telah mencapai usia enam tahun. “Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama,” terangnya.
Sehingga, anak akan tumbuh lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya. Yang paling tragis, anak tersebut memiliki keterlambatan dalam berpikir.
Lebih jauh, Arumi menerangkan, pencegahan stunting bisa diatasi dari calon ibu. Dengan cara memberikan edukasi gizi kepada calon ibu hamil. ”Jadi sebelum memiliki janin, alangkah baiknya calon ibu belajar tentang kesehatan gizi. Terlebih kepada ibu yang telah memiliki bayi agar gizi yang seimbang,” ujar Arumi Bachsin, Kamis (06/02/2020).
Perempuan berjilbab ini juga mengingatkan seluruh ibu di Situbondo agar memberikan ASI eksklusif kepada anaknya untuk memberikan kekebalan tubuh. Sehingga, anak bisa tumbuh sehat dan terus mendapatkan kasih sayang langsung. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai salah satu kunci hidup bahagia dan terbebas dari penyakit. Yakni gizi terpenuhi, pola asuh anak dan remaja penuh cinta dan kasih sayang,” imbunnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur itu, optimis mampu menekan angka stunting di Jawa Timur yang cukup tinggi. Dia berterima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah ikut serta menekan angka stunting ”Bertkat hadirnya RPG Dinas Kesehatan, stunting di Situbondo turun dari tahun ke tahun,” ujarnya. (dra/usy)








