BUMIAKTUAL,SITUBONDO- Empat Pekerja Seks Komersial (PSK) asal luar Kabupaten Situbondo terjaring operasi rutin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo, Rabu (26/02/2020). Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Dinas Kesehatan Situbondo, dua di antaranya dinyatakan positif HIV.
Menurut Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Situbondo, Sutikno semua PSK berasal dari luar kota. Dua orang dari Lumajang, satu asal Banyuwangi dan satu lagi warga Bondowoso. “Mereka terjaring di tiga warung remang remang (Warem) di tepi jalan raya Pantura,” ujar Sutikno.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Situbondo, Abu Bakar Abdi menambahkan, sebagai efek jera, PSK yang terjaring akan langsung dikirim ke salah satu lingkungan pondok sosial (Liposos). Bahkan, pengiriman ke Kediri dilakukan Rabu sore (26/02/2020) di hari yang sama langsung dikirim ke Kediri. “Di sana mereka akan diberikan pembinaan termasuk pemberian keterampilan dan pengobatan kepada yang menderita HIV,” ujar Abu Bakar Abdi.
Sementara itu, salah satu PSK asal Banyuwangi, SL (20) mengaku sudah delapan bulan menggeluti profesi tersebut karena faktor ekonomi. Itu terpaksa dilakukan untuk menyambung hidup dengan anak semata wayangnya. “Sudah 8 bulan bekerja seperti ini. Hasilnya untuk beli susu anak saya. Soalnya dia masih kecil,” ujarnya.
Ibu satu anak ini juga mengatakan, bahwa dirinya hanya beraktifas pada malam hari saja dan kalau siang hari membantu pemilik warung melayani pembeli kopi dan makanan. “Kalau siang memang gak kerja dan hanya bantu bantu pemilik warung. Hanya malam saja yang melayani tamu,” pungkasnya. (dra/usy)








