BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk menunda sebagian tahapan Pilkada Serentak 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Penundaan berkenaan dengan wabah Virus Corona yang semakin meluas.
Ketua KPU Situbondo, Marwoto menjelaskan, penundaan tahapan KPU dilakukan karena mewabahnya Virus mematikan itu. Hingga kini dirinya terus berkordinasi dengan pusat terkait perkembangan virus Corona. “Sesuai arahan dari pusat, kita menunda tiga tahapan penyelenggaraan pilkada,” kata Marwoto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (22/03/2020).
Tiga tahapan itu, kata Marwoto, yakni pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi bakal calon perseorangan, hingga rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) serta pencocokan dan penelitian (coklit). “Berhubung kita tidak punya calon independen, maka tahapan coklit di Situbondo memang ditiadakan,” bebernya.
Kata dia, saat ini KPU telah menunda pelantikan PPS yang semula dijadwalkan pada 21 Maret hingga sampai waktu yang belum dipastikan. “Meski demikian PPS tetap bekerja selama enam bulan terhitung tanggal 23 Maret mendatang,” kata Marwoto.
Selain pelantikan, KPU Situbondo saat ini sedang fokus melakukan tahapan sosialisasi. Tentu saja banyak kegiatan yang mengumpulkan banyak orang di tempat publik. Seperti acara Launching Jingle dan Maskot Pilkada. “Semula tanggal 21 Maret ditunda sampai 04 April mentang,” imbuhnya.
Kata dia, KPU Situbondo akan terus berkoordinasi dengan KPU RI dan Pemprov Jatim tentang virus Corona. Jika memang sudah dirasa aman, maka acara yang diprediksi dihadiri lebih dari seribu orang itu akan digelar di Alun-alun Kota Santri sesuai jadwal. “Tapi kalau masih tidak kondusif ya otomatis ditunda lagi,” pungkasnya. (dra/usy)








