BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo, tidak hanya berdampak buruk bagi para pedagang saja. Namun, sejumlah penyedia jasa tukang sol sepatu di Pasar Mimbaan Baru Situbondo, juga merasakan dampak negatifnya.
Para tukang sol sepatu atau tukang jahit sepatu di pasar tradisional itu mengaku, dalam sehari hanya mendapatkan uang sebesar Rp 20 ribu. Padahal, sebelum ada Covid-19 para tukang sol sepatu tersebut mendapat penghasilan seratus ribu rupiah, bahkan lebih.
Sudarso (60), salah seorang tukang sol sepatu di pasar Mimbaan Baru Situbondo mengatakan, dirinya mulai menekuni sebagai tukang sol sepatu sejak tahun 1984. Namun, baru kali ini merasakan sepinya pendapatan sebagai tukang sol sepatu. “Meskipun sedikit saya tetap buka. Kalau tidak kerja, mau makan apa saya besok?,”ujar Sudarso, Jumat (27/03/2020).
Hal senada juga diungkapkan Imam (39), salah seorang tukang sol sepatu yang lain di Pasar Mimbaan Baru, Situbondo. Dia mengatakan, dalam satu bulan terakhir ini pendapatan sebagai tukang sol sepatu menurun drastis. “Sebelum virus corona mewabah, setiap hari saya mendapatkan uang sebesar seratus ribu atau lebih. Sekarang Rp. 50 ribu saja sudah untung,” bebernya.
Imam berharap, pemerintah bisa secara aktif memberikan sembako atau kebutuhan pokok agar kehidupan mereka sehari-harinya dapat terurus. “Pengen ada bantuan dari pemerintah, seperti kabupaten tetangga itu,” tutupnya. (dra/usy)








