BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Ada lima warga Kota Santri terkonfirmasi tertular Covid-19. Tapi, salah satu diantara mereka ada yang diisolasi mandiri di rumahnya. Sebab, pihak rumah sakit di Jember sebagai rumah sakit rujukan di Jawa Timur terlanjur memulangkan pasien tersebut karena hasil tes lab menyatakan negatif.
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menjelaskan, pasien yang bersangkutan telah terlanjur dipulangkan oleh Rumah Sakit dr Soebandi, Jember. Pasalnya, rumah sakit telah melakukan uji labolatorium dan hasilnya negatif. Tapi hal itu berbanding terbalik setelah dilakukan pengecekan di lab pusat. “Setelah ada protap baru, uji lab harus dilakukan dua kali. Badan Litbankes, Jakarta mengumumkan pasien tersebut dinyatakan positif Korona,” kata Bupati Dadang di hadapan awak media, Senin (30/03/2020)
Kata dia, saat ini pemerintah masih terus berupaya melakukan negosiasi kepada pasien. Untuk sementara, pasien masih melakukan isolasi mandiri di rumahnya. “Kita sudah menugaskan Camat untuk mengawasi pasien itu. Untuk memastikan dia sehat dan berada di dalam rumah,” imbuh Bupati dua periode itu.
Negosiasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah membujuk pasein untuk dirawat di RSUD dr Abdoer Rahem. Sebab, di sana sudah memiliki ruangan isolasi untuk pasien Korona. “Yang bersangkutan dan keluarganya ngotot menyatakan dirinya negatif,” sambungnya.
Selain itu, Bupati Dadang juga menyampaikan saat ini Kota Santri telah meningkatkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat. Ini karena sudah ada lima orang terkonfirmasi Covid-19. Selain itu, ada 125 orang dalam pemantauan, dan tiga orang pasien dalam pengawasan. “Pemerintah yakin virus ini akan segera berlalu,” pungkasnya. (dra/usy)














