50 Rumah di Besuki Terendam Luapan Sungai Jumain

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Luapan air Sungai Jumain di Desa/Kecamatan Besuki menggenangi 50 rumah warga, Senin dini hari (06/04/2020). Ini setelah sebelumnya di daerah setempat dan sekitarnya diguyur hujan lebat sepanjang malam. Akibatnya, debit air sungai pun tak tertampung. Luapan air sungai masuk ke pemukiman rumah warga dengan ketinggian 30 – 40 cm.

Puriyono, Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo menjelaskan, luapan air sungai Jumain terjadi sekitar pukul 03.00 Wib. Saat kejadian, banyak warga yang tertidur. Beruntung tidak ada kerugian materi. “Hanya genangan air bercampur lumpur yang masuk ke rumah warga,” kata Puriyono saat dikonformasi bumiaktual.com.

Ketinggian dari luapan air sungai ini pun bervariasi. Air di luar halaman rumah setinggi lutut orang dewasa. Sedangkan air yang masuk ke dalam rumah relatif lebih dangkal. Berkisar antara 30-40 cm. “Ada dua dusun yang terdampak bencana alam ini. Total ada 50 kepala keluarga yang rumahnya kemasukan air,” kata pria yang akrab disapa Ipong itu.

Menurut data BPBD, Dusun Baru di RT 03 RW 01 adalah lokasi terparah. Di sana ada 30 kepala keluarga yang harus terdampak luapan air sungai. Sedangkan sisanya terdampak di Dusun Kota Timur RT 01 RW 05. “Beruntung air luapan Sungai Jumain berangsur surut. Sekitar pukul 05.00 Wib air sudah dinyatakan aman terkendali,” bebernya.

Dia menambahkan, ketika air sudah surut. Pemilik rumah langsung bergotong-royong membersihkan lumpur akibat luapan sungai. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam kali ini. “Tadi kami langsung mengecek lokasi terdampak banjir, alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *