BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Sarana dan prasarana pos penjagaan Covid 19 di Desa kalibagor, Kecamatan Situbondo masih harus dimaksimalkan lagi. Misalnya, perlu penambahan shift untuk tim medis agar bisa beroperasi hingga 24 jam.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda saat melakukan pengecekan posko perbatasan di Desa Kalibagor, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Rabu (22/04/2020). Kata dia pemeriksaan kesehatan di tempat tersebut hanya sampai pukul 21.00 wib. “Saat ini masih ada dua shift. Pagi sampai sore saja,” kata pria yang akrab disapa Janur itu.
Dia menerangkan, jika ada pendatang yang memasuki Kota Santri pada malam hari, maka tidak bisa dipantau kesehatannya oleh tim medis. Sebab, mereka sudah pulang ke rumah masing-masing. “Sekarang hampir memasuki Ramadhan dan lebaran, jadi penjagaan seharusnya diperketat. Meskipun telah ada himbauan untuk tidak mudik,” kata politisi Partai Demokrat itu.
Janur juga menambahkan, di area check point itu, tidak ada akses internet atau WiFi. Bahkan, tidak ada televisi yang dapat memberikan informasi terkini pada petugas jaga. “Padahal sekarang sudah jamannya IT. Itu harus ada,” imbuhnya.
Tidak berhenti di sana, menurut Janur, struktur tenda sangat tidak nyaman. Sebab, atap tenda terlalu rendah. Sehingga membuat kondisi panas saat siang hari. “Jadi kalau siang tidak betah di sana. Petugas keluar ngampung ke warung warung yang ada di depan pos,” pungkas Janur. (dra/usy)











