BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Sutarjo (44), nelayan asal Desa Gelung, Kecamatan Panarukan hilang saat mencari ikan di perairan Gumuk, Rabu (06/05/2020). Petugas gabungan dibantu masyarakat bergotong royong mencari keberadaan korban di tengah laut.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono menjelaskan, korban yang sedang mencari ikan di tengah laut, kurang lebih delapan mil dari daratan. Korban berangkat seorang diri dengan perahu fiber sekitar pukul 24.00 Wib. “Tapi saat pukul 08.00 Wib, perahu yang digunakan korban ditemukan tak beRtuan di tengah laut,” kata Puriyono.
Dari laporan kejadian itulah, keluarga korban melapor ke perangkat desa. Lalu diteruskan ke Mapolsek Panarukan. Hingga akhirnya petugas gabungan yang terdiri dari TNI,Polri, BPBD dan dibantu warga sekitar mencoba menyisiri Perairan Gumuk. Tapi nampaknya usaha yang dilakukan tak membuahkan hasil. “Hingga sore hari, korban masih belum ditemukan,” terang pria yang akrab disapa Ipong itu.
Kata dia, pencarian akan dilanjutkan selama tujuh hari kedepan. Nanti petugas BPBD akan dibantu oleh Tim SAR dari Jember. “Informasi dari keluarga, korban terakhir kali menggunakan baju berwana merah dan celana panjang,” imbuh Ipong.
Dia meminta kepada nelayan sekitar, untuk selalu menggunakan perlengkapan diri. Seperti pelampung. Sebab, perlengkapan itu menjadi penting disaat situasi genting terjadi. “Jika memang kondisi ombak tinggi, disarankan untuk tidak mencari ikan terlebih dahulu,” pungkasnya. (dra/usy)








