BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo berhasil meringkus dua pelaku pengeroyokan yang terjadi di sekitar dermaga Desa Pesisir Kecamatan Besuki, Rabu malam (06/05/2020). Mereka adalah Saiful Bahri alias Ari (20) dan M Yunus (22).
Kedua remaja warga Kecamatan Besuki ini sempat melarikan diri. Sebelumnya dia terlibat pengeroyokan disertai pembacokan terhadap Firman Cholid (23), juga warga Desa Pesisir Kecamatan Besuki. Hingga saat ini, korban terpaksa dilarikan ke RSUD Besuki dan kini dirujuk ke RS Waluyo Jati Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.
Data yang diperoleh bumiaktual.com, usai bersitegang dan mendapat pukulan tangan kosong dari Ari, Firman menderita luka parah di bagian tangan sebelah kiri akibat tebasan celurit yang dilakukan oleh Yunus. Tahu korbannya berlumuran darah, kedua pelaku ini langsung kabur.
Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nuri menjelaskan, polisi berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari tiga hari. Sebab, Unit Resmob Barat Polres Situbondo berhasil mengendus keberadaan kedua pelaku. “Keduanya diringkus di tempat persembunyian masing-masing,” terangnya.
Ari diringkus di rumah kakeknya di Dusun Mandangin Desa Ketah Kecamatan Suboh. Sedang M Yunus di bekuk di Dusun Krajan Desa Semambung Kacamatan Jatibanteng. “Sekarang masih menjalani pemeriksaan,” kata mantan Kapolsek Sumbermalang itu.
Kejadian penganiayaan itu bermula saat, Firman Cholid sedang ngabuburit di Pelabuhan Bong Kecamatan Besuki. Tiba-tiba Ari langsung mendekati korban. Entah karena apa, keduanya pun terlibat adu mulut.
Disaat bersamaan, Yunus sedang baru pulang mencari ikan dan juga berada di lokasi mereka cekcok. Melihat kejadian itu, Yunus yang masih memiliki hubungan kerabat dengan Ari ikut naik pitam. Dia pun ikut mendekat sambil mengeluarkan celurit dari balik bajunya. Lalu memberi serangan kepada korban. Hendak mengkis, senjata tajam itu mengenai tangan korban. Saat itu juga mereka berdua melarikan diri dan diburu polisi. (dra/usy)














