Sempat Tersendat, Pembagian Insentif Guru Ngaji Lanjut Lagi

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Setelah sempat terhenti selama sepekan, akhirnya pemberian insentif guru ngaji kembali dilanjutkan. Pemberhentian sementara itu dilakukan karena untuk mengevaluasi protokol kesehatan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda menjelasakan, dirinya memang meminta kepada pemerintah agar mengevaluasi teknis pemberian untuk guru ngaji. “Kalau dulu masih lama dengan antrian. Tapi saat ini sudah lebih cepat,” kata pria yang akrab disapa Janur itu, Jumat (15/05/2020).

Kata dia, pemberhentian sementara guru ngaji memang murni karena ada evaluasi protokol kesehatan. Janur menegaskan, bukan karena ada praktek politisasi dalam pembagian guru ngaji tersebut. “Murni perbaikan sistem pemberian insentif itu, dan pembagiannya akan dipercepat,” ujarnya.

Janur mengapresiasi langkah pemerintah yang mengambil lokasi di halaman depan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan). Sebab, sudah lebih tertata dan memenuhi protokol kesehatan. “Kami juga menginginkan agar pemberian insentif itu rampung sebelum lebaran,” kata politisi Demokrat itu.

Janur menambahkan, pemberian insentif guru ngaji di Kabupaten Situbondo terus mengalami kenaikan. Sebab, 4.472 orang akan mendapatkan uang sebesar Rp 1,1 juta. “Alhamdulillah, di setiap tahunnya ada kenaikan, semoga uang itu bisa membantu kehidupan guru ngaji yang ada di Kota Santri,” tutupnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *