BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Situbondo tetap berada di angka 97, Jumat (26/06/2020). Pemkab terus mencari solusi agar memiliki Swab cepat. Tujuannya untuk mempermudah pengendalian tracing.
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menjelaskan, pihaknya sedang mempersiapkan alat TCM, yaitu alat untuk mendeteksi virus di paru-paru. Nantinya alat medis itu akan dimodifikasi menjadi Swab cepat. “Ditambah cartridge. Harganya kisaran lebih daru Rp 600 ribu,” kata Bupati Dadang.
Dengan alat TCM yang telah dimodifikasi, Kota Santri akan memiliki Tes Swab cepat. Dia mengaku telah memesan seratus cartridge. “Tapi kita rencanakan tahap selanjutnya akan memesan seribu unit,” kata Bupati dua periode itu.
Bupati Dadang menambahkan, alat TCM tidak sama dengan PCR. Salah satu perbedaannya, TCM modifikasi itu hanya bisa memeriksa sepuluh pasien setiap hari. “Jika PCR bisa memeriksa 30 pasein dalam sehari,” imbuhnya.
Selain mempersiapkan TCM, dirinya juga masih menunggu balasan surat resmi dari BNPB. Sebab, Kabupaten Situbondo telah mengirim surat resmi tentang peminjaman PCR di Kota Santri. “Tapi informasi yang kita dengan PCR telah dikirim ke luar jawa. Tapi kita tetap menunggu giliran dan mencari jalan keluar lainnya,” sambunganya.
Data yang diterima Bumiaktual, ada 54 pasien yang telah menunjukkan hasil negatif pada Swab pertama. Tapi mereka belum bisa dikatakan sembuh sebelum keluar hasil Swab kedua. “Semoga dengan alat ini, banyak menunjukkan tingkat kesembuhan,” pungkas Bupati Dadang. (dra/usy)














