BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Untuk mengungkap identitas tengkorak kepala manusia dan tulang belulang di Hutan Jati Taman Nasional (TN) Baluran Situbondo, Polres Situbondo akan mendatangkan tim Labfor Polda Jawa Timur. Sebab, selain tak ada benda petunjuk lain, sejauh ini belum ada laporan hilangnya seseorang.
Kapolsek Banyuputih, Situbondo AKP Heru Purwanto mengatakan, hingga kini, tengkorak dan kerangka manusia yang ditemukan di hutan jati TN Baluran Situbondo itu, masih disimpan di kamar mayat RS Asembagus, Situbondo. “Yang jelas upaya penyelidikan masih terus berlangsung. Tulang belulang tetap diamankan di RS Asembagus,” kata Kapolsek Banyuputih, Jumat (07/08/2020)
Menurutnya, upaya awal pihaknya akan bekerja ekstra mengungkap identitas mayat yang sudah tinggal kerangka dan diduga berjenis kelamin perempuan itu. Pihaknya bahkan berencana akan segera mendatangkan tim Labfor Polda Jatim, untuk membantu mengungkap identitas kerangka tersebut. “Saat bersamaan, kami juga terus melakukan pengumuman kepada masyarakat barangkali ada keluarganya yang hilang. Walaupun sejauh ini belum ada yang melapor,”kata AKP Heru Purwanto.
Lebih jauh AKP Heru menegaskan, untuk mengungkap identitas mayat itu dianggap penting, sebelum polisi mengembangkan penyelidikannya. Termasuk terhadap penyebab kematian korban. Karena hingga saat ini kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah korban tewas dibunuh, atau mati karena sebab yang lain. “Untuk sementara, kami masih fokus menyelidiki identitas mayat korban dulu, termasuk untuk mengungkap penyebab kematiannya,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, tengkorak itu ditemukan oleh Syandi, salah seorang relawan saat memadamkan kobaran api di kawasan hutan jati Taman Nasional Baluran, Situbondo (06/08). Pria berusia 27 tahunan itu, menemukan tengkorak manusia yang terbungkus kantong plastik berwarna hitam.
Sayangnya, saat ditemukan tidak ada aksesoris maupun bekas pakaian, yang bisa dijadikan petunjuk untuk mengungkap identitas mayat tersebut, sehingga mengungkap tengkorak polisi terus melakukan penyelidikan. (dra/usy)














