BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kantor Desa Besuki berbeda dengan kantor desa lainnya. Itu terbukti dengan banyaknya barang kuno yang ada di dalamnya, layaknya museum. Pengunjung yang mengurus administrasi bisa berfoto selfie dan menambah wawasan tentang sejarah.
Dini, salah satu Warga Besuki menjelaskan, dirinya sangat bangga dengan bangunan di kantor desanya. Dengan desain seperti musem, dirinya bisa berfoto dengan beberapa barang kuno yang bersejerah. “Kita bisa melihat langsung barang-barang sejarah. Di sana juga ada telepon peninggalan perang dunia kedua,” bebernya saat mengunjungi kantor desa, Minggu (11/10/2020).
Wanita berjilbab itu juga menambahkan, sebelumnya hanya bisa melihat benda kuno peninggalan sejarah dengan melalui internet. Kini dirinya bisa langsung memegang dan melihatnya. “Jatuhnya malah seperti wisata edukasi, saya bangga sekali,” bebernya.
Sementara itu, Husama Bahres menjelaskan pembangunan kantor desanya bersumber dari Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dimulai sejak tahun 2019. Sebelum melakukan pembangunan, Husama juga selalu mengadakan musyawarah dengan masyarakat setempat. “Pembangunan ini tentunya telah didukung oleh semua elemen masyarakat,” bebernya.
Kepada Desa dua periode itu memiliki tujuan agar masyarakatnya merasa tenang dan santai saat mengurus dokumen di kantor desa. Sehingga bisa melayani warga dengan maksimal. “Masuk ke sini seperti rumahnya sendiri,” jelas Husama.
Dia menerangkan, dirinya belum mengetahui tahun peninggalan beberapa benda bersejarahnya. Kata Husama, dirinya mengoleksi barang-barang tersebut sejak enam bulan lalu. Ada Jeep cy tahun 1961. Lampu peninggalan jaman Belanda, dan uang jaman dahulu. (dra/usy)










