BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Mayat tanpa identitas yang ditemukan di pinggir pantai Popongan, TN Baluran, Desa Wonorejo, Banyuputih, Situbondo ternyata berjenis kelamin laki-laki. Itu terbukti dari hasil pemeriksaan kerangka tulang.
Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto menjelaskan, diduga korban itu cukup lama terdampar di tengah laut. Kemudian dibawa ombak hingga ke tepi darat dan membusuk. “Untuk lebih jelasnya masih tunggu hasil dari otopsi,” beber Kapolsek Heru, Senin (02/11/2020).
Saat ditemukan, korban tidak menggunakan busana. Bahkan, juga tidak membawa tas atau barang bawaan lainnya. “Menurut saya bukan wisatawan,” imbuh AKP Heru.
Hingga berita ini ditulis, korban sudah berada di RSUD Asembagus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Diperoleh keterangan, tidak ada laporan orang hilang di wilayah hukum Kecamatan Banyuputih selama beberapa minggu terakhir ini. “Jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, silahkan bisa melihat ke RSUD Asembagus,” jelas AKP Heru.
Sebelumnya, mayat tanpa identitas itu ditemukan oleh dua orang petugas TN Baluran saat berpatroli di sepanjang pesisir pantai, Minggu (01/11/2020). Di sana tercium aroma tak sedap. Setelah dicari, ada mayat yang telah membusuk.
Polisi telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya. “Masih menunggu hasil autopsi dan identifikasi dari tim inafis polres Situbondo,” tutup AKP Heru. (dra/usy)








