BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pembelajaran tatap muka di SDN 1 Sumber Argo tetap digelar, Senin (08/02/2021). Padahal, kondisi kelas di sekolah itu sangat memprihatinkan. Sejumlah kelas mengalami keretakan dan satu keals lagi amburk pada bagian lantai akibat cuaca ekstream.
Ahmad Budiyanto, Kepala Sekolah SDN 1 Sumber Argo itu menjelaskan, akibat hujan deras dan tanah yang gembur membuat ambuk. Bangunan sepuluh meter dan tinggi lima meter itu tergerus derasnya air. Sehingga, kelas lainnya mengalami keretakan. “Iya khawatir, takut bangunan lainnya roboh,” jelasnya.
Kata dia, sekolah yang berada di Desa Sumber Argo, Kecamatan Sumbermalang itu tidak memiliki banyak dana untuk memperbaikinya. Sebab, total siswanya hanya berjumlah 32 orang. “Dana BOS tidak cukup untuk memperbaiki, karena jumlah dana BOS tergantung jumlah murid,” sambung pria yang akrab disapa Dian itu.
Meski begitu, dirinya berharap ada uluran dari pemerintah setempat untuk memperbaiki sekolah yang berada di pegunungan itu. Sehingga murid dan guru bisa beraktivitas dengan nyaman. “Total ada empat kelas. Sedangkan satu kelas sudah rusak parah, tinggal tiga kelas lagi yang bisa digunakan,” ungkap Dian.
Diperoleh informasi, ruangan kelas 1 dan 2 itu ambruk pada Jumat (05/02/2021). Itu karena hujan deras dan tanah yang gembur. Beruntung, kejadiannya terjadi saat malam hari. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (dra/usy)














