Enam Titik Jalan di Situbondo Diperbaiki Pakai DBHCHT 2025, Dorong Akses Ekonomi dan Industri Rokok

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo telah memperbaiki enam titik ruas jalan strategis di wilayah Kecamatan Situbondo dan Besuki menuju Sumbermalang.

Pengerjaan infrastruktur ini menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025, dengan total anggaran mencapai Rp13,5 miliar.

Perbaikan yang kini masuk tahap pekerjaan tersebut meliputi pengerjaan hotmix untuk jalan antar desa, serta rigid beton untuk jalan jalur Pantura yang memiliki beban kendaraan berat lebih tinggi. Total panjang ruas yang dikerjakan mencapai 8,3 kilometer.

Plt Kepala Dinas PUPR Situbondo, Abdul Kadir Jaelani, mengatakan bahwa perbaikan jalan ini diprioritaskan untuk membuka akses ekonomi masyarakat dan mendukung mobilitas industri hasil tembakau di Situbondo.

“Ruas jalan ini memang jadi jalur menuju beberapa pabrik rokok di Situbondo. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi barang, hasil industri, hingga mobilitas pekerja akan jauh lebih lancar. Ini manfaat nyata DBHCHT untuk masyarakat,” ujar Abdul Kadir.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas infrastruktur ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi perekonomian desa-desa yang dilalui jalur tersebut.

Sementara Bupati Situbondo, Rio Prayogo, menegaskan bahwa penggunaan DBHCHT di sektor infrastruktur harus benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jalan bukan hanya soal mengurangi kerusakan, tetapi membuka peluang ekonomi baru.

“Jika akses menuju pusat ekonomi dan pabrik rokok lancar, pertumbuhan ekonomi Situbondo bisa naik kelas. Masyarakat akan mendapatkan dampak langsung dari perbaikan jalan yang dibiayai DBHCHT ini,” kata Rio Prayogo.

Selama proses pekerjaan berlangsung, Pemerintah Kabupaten Situbondo juga berkolaborasi dengan Polres Situbondo untuk mengatur rekayasa lalu lintas. Petugas disiagakan di titik-titik rawan kemacetan, sekaligus menerapkan pemutaran arus kendaraan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga.

“Penyesuaian arus lalu lintas sifatnya sementara. Kami pastikan aktivitas warga tetap berjalan lancar selama pengerjaan berlangsung,” tambah Abdul Kadir.

Proyek peningkatan enam titik ruas jalan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025. Setelah rampung, pemerintah berharap jalur Situbondo dan Besuki arah ke Sumbermalang menjadi koridor ekonomi yang lebih kuat, terutama sebagai pendukung sektor industri hasil tembakau. (dra/usy/pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *