BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Situbondo, terus bertambah. Hingga awal Maret 2020, jumlah penderita penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti mencapai 25 pasien.
Data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, menyebutkan sebagian besar penderita DBD tersebut diketahui masih balita dan anak-anak. Tersebar di sebelas kecamatan di Kabupaten Situbondo.
Rinciannya di Kecamatan Banyuglugur, Sumbermalang, Panji, Asembagus masing-masing satu penderita DBD, sedangkan di Kecamatan Kapongan dua penderita.
Di Kecamatan Banyuputih, Besuki, dan Bungatan masing-masing tiga penderita. Kecamatan Suboh empat penderita. Kecamatan Mlandingan paling banyak. Mencapai lima penderita.
Plt Kepala Dinkes Situbondo, Abu Bakar Abdi menjelaskan, meski terdapat 25 pasien DBD, namun tidak ada korban jiwa dalam kasus ini. “Pertengahan Januari jumlah pasien DBD 14 orang. Kini menjadi 25 orang,” kata Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo ini.
Abu Bakar mengimbau, untuk mengantisipasi penyebaran DBD, Dinas Kesehatan terus menggalakkan program menguras, menutup dan mengubur (3M plus). Tujuannya, memberantas sarang nyamuk. “Selain itu, kita juga melakukan fogging ke setiap desa yang memiliki pasien DBD. Agar induk nyamuk aedes aegypti mati,” pungkasnya. (dra/usy)














