Lima WNA China di Situbondo Negatif Corona

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo melakukan pengecekan terhadap lima warga negara asing (WNA) asal negeri China, Jumat (06/03/2020). Tujuannya, memastikan keadaan mereka yang ada di pabrik rumput laut di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit itu aman dari virus Covid 19 atau virus Corona.

Tim medis dipimpin Riris Prastina. Dia merupakan Surveilance Dinkes Situbondo. Mereka datang bersama personil kepolisian. Langkah ini diambil setelah diperoleh informasi ada lima WNA asal Tiongkok tiba di Kota Santri. “Kelima pria tersebut tiba di tanah air sejak hari Kamis (05/03/2020). Makanya, kami langsung ke sini (Pabrik Rumput Laut) untuk melakukan pengecekan,” ujar wanita yang akrab disapa Riris tersebut.

Kata perempuan berjilbab tersebut, WNA asal Tiongkok tersebut sebelumnya juga sudah diperiksa secara ketat di Bandara Juanda, Surabaya. Namun, Dinkes harus tetap mengawasi perkembangan kesehatan kelima orang itu. Setidaknya, tim medis akan melakukan pengawasan selama 14 hari ke depan. “Selama dua pekan, petugas akan rutin menanyakan perkembangan kesehatannya. Hal ini dilakukan sesuai SOP dari Kementerian Kesehatan RI,” kata Riris.

Lebih jauh, setelah hasil pemeriksaan suhu tubuh dengan alat termometer digital. Diketahui, semua WNA itu dalam keadaan normal. Suhu tubuh mereka berada di kisaran angka 35 – 37 derajat. “Selain itu, kami juga melakukan tensi darah. Hasilnya, semua dalam kondisi normal,” bebernya.

Riris juga menyampaikan kepada seluruh WNA itu, jika terdapat gejala demam, batuk kering, merasa letih, agar secepatnya melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia menyarankan segera ke puskesmas atau rumah sakit. “Masyarakat Situbondo tidak usah khawatir, kabupaten kita ini aman dari virus corona,” pungkasnya.

Sementara itu, Ratna, Asisten WNA asal Tiongkok menjelaskan, pihak perusahaan memiliki peraturan ketat dengan kedatangan karyawannya ke perusahaan rumput laut itu. Salah satunya semua WNA dikarantina di mes yang telah disediakan. “Mereka semua tidak boleh keluar dari area perusahaan, sampai batasan waktu tertentu oleh dinas terkait,” ujar Ratna.

Kata perempuan berambut pendek itu, sebelum tiba di tanah air, kelima WNA itu terbang dari negara asalnya menuju ke Thailand. Di Negeri Gajah Putih itulah mereka dikarantina selama 14 hari. Sebelum diterbangkan lagi menuju Indonesia, yakni Surabaya. “Tapi kita akan tetap patuh terhadap kebijakan Dinkes Situbondo,” pungkasnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *