BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Ribuan liter pupuk cair tumpah di badan jalan aspal di Jalan Raya Basuki Rahmad, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Senin (24/08/2020). Akibatnya, ratusan meter jalan Pantura itu beraroma tak sedap dan licin.
Ari, warga sekitar menjelaskan, kejadian itu terjadi lantaran truk tangki gandengan yang mengangkut tetes tebu lepas tutup krannya. Tepatnya sebelum lampu lalu lintas di perempatan STM Daerah. “Ketika krannya lepas, supir tidak tahu. Dan tetap jalan terus,” imbuh wanita yang membuka warung makanan di sekitar lokasi kejadian.
Ia juga menjelaskan, truk gandeng itu melaju dari timur ke barat. Kejadiannya terjadi pagi hari, sekitar pukul 06 pagi. Bahkan, beberapa menit kemudian lokasi langsung dijaga oleh Polisi dan TNI. “Juga disiram dengan tiga unit mobil pemadam kebaran,” imbuhnya.
Meski telah dibersihkan dengan mobil pemadam, tetes tebu masih beraroma tak sedap. Tak sedikit juga warga sekitar yang membersihkan dengan peralatan seadanya. “Saya siram sendiri, karena kalau diibiarkan kering nanti bau,” jelasnya.
Ayu, salah satu pengendara roda dua juga mengatakan, tak hanya menimbulkan aroma tak sedap, jalan raya juga bertambah licin. Dirinya pun sempat mengurangi kecepatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. “Karena licin, saya kurangi kecepatan,” jelasnya.
Dirinya juga menyayangkan, tak ada petugas kepolisian yang menjaga di lokasi kejadian. “Saat ini jam 9 pagi, saya tidak kelihatan polisi yang berjaga di lokasi,” tutupnya. (dra/usy)








