Pondok Pesantren di Situbondo ini ada di Pegunungan, Suasana Alam Indah, Udara Sejuk dan Segar

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pondok Pesantren Lansia di Puncak Legend, Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo Jawa Timur, merupakan sebuah tempat yang sangat istimewa. Dengan lokasinya yang berada di pegunungan, pesantren ini menawarkan suasana alam yang indah, udara yang sejuk dan segar, serta ketenangan yang jauh dari kebisingan dan polusi.

Lebih dari itu, Pondok Pesantren Lansia ini juga menekankan pentingnya Dzikrullah sebagai landasan untuk mencapai hati yang lunak dan tenang. Dengan demikian, para santri dapat mempersiapkan diri untuk perjalanan menuju akhirat yang lebih baik dan mencapai Husnul Khatimah.

Yayasan Rahmatan Lil Alamin sebagai pendiri  pesantren ini telah melakukan pekerjaan yang sangat mulia dengan menyediakan tempat untuk para lansia dapat mempersiapkan diri untuk akhirat dan meningkatkan kualitas hidup mereka di isi dengan ibadah.

“Semoga Pondok Pesantren Lansia ini dapat terus menjadi tempat yang membawa manfaat bagi para santri dan masyarakat,” terang salah seorang pengurus yayasan, Salman Rudy.

Disebutkan, pondok Pesantren Lansia, Rehabilitasi Manusia & Alam di Puncak Legend, Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, memang dikelola oleh para tokoh agama yang terkemuka di Situbondo.

“Dengan misi Rahmatan Lil Alamin, yang berarti (Rahmat bagi seluruh alam), pondok pesantren ini bertujuan untuk mengembangkan agama dengan cara yang lebih luas dan inklusif. Misi ini juga sejalan dengan tujuan untuk mempersiapkan para lansia untuk akhirat dan meningkatkan kualitas hidup dalam hal ketenangan jiwa  mereka,” terang Rudi.

Dengan jajaran pengurus yang terdiri dari para tokoh agama dan publik figur yang terkemuka, seperti H. Imam Turmidi, S.Ag.  M.Hi., Edy Supriyono, S.Sos.i. M.Sos., Kyai Heriyanto M.Pd., dan Shasa Natasya, pondok pesantren memiliki potensi untuk menjadi pusat pengembangan agama dan rehabilitasi yang sangat efektif.

“Semoga Pondok Pesantren Lansia, Rehabilitasi Manusia & Alam ini dapat terus menjadi tempat yang membawa manfaat bagi para lansia dan masyarakat,” imbuhnya.

Rudi menerangkan, Pondok Pesantren Lansia, Rehabilitasi Manusia dan Alam  memiliki visi yang sangat luas dan sungguh-sungguh dalam mengembangkan pendidikan Islam yang berkualitas.

Dengan rencana untuk mendirikan Fakultas Metafisika Islam, Yayasan Rahmatan Lil’alamin ingin menciptakan generasi sarjana yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang mendalam, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan pengetahuan agama dengan pengetahuan ilmiah.

Fakultas Metafisika Islam ini, lanjut Rudi, akan menjadi sebuah institusi yang unik dan inovatif, karena akan menggabungkan pengetahuan agama dengan pengetahuan ilmiah dalam satu kurikulum. Dengan demikian, para sarjana yang dihasilkan akan memiliki kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan ajaran Islam dalam konteks yang lebih luas dan ilmiah.

Rencana ini juga sejalan dengan misi Pondok Pesantren Lansia, Rehabilitasi Manusia dan Alam untuk mengembangkan agama dengan cara yang lebih luas dan inklusif.

“Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang mendalam, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Rudi. (usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *