BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Program beasiswa mahasiswa berprestasi tahun 2025 di Kabupaten Situbondo mendapat perhatian khusus dari Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Dalam rapat verifikasi calon penerima beasiswa yang digelar di Command Center Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Rabu (24/9/2025), Mas Rio menegaskan bahwa beasiswa ini harus benar-benar tepat sasaran.
Menurutnya, penerima beasiswa wajib berasal dari keluarga kurang mampu sekaligus memiliki prestasi akademik yang jelas. Dua hal ini disebut sebagai syarat utama agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa yang membutuhkan.
“Semuanya harus berdasarkan. Kalau yang tidak mampu ya tidak mampu. Terus kemudian yang kedua, prestasi ya berprestasi,” tegas Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu.
Tak hanya melihat faktor ekonomi dan prestasi, Pemkab Situbondo juga akan menimbang jurusan kuliah mahasiswa penerima. Jurusan yang dipilih diharapkan sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Beberapa bidang yang disebut sebagai prioritas antara lain kelautan, pertanian, teknologi, hingga kedokteran.
“Jurusan universitas juga dipertimbangkan. Jurusan kepentingan kita kan daerah, ke depan porsi paling besar itu harus menjadi. Jadi kita butuhnya kelautan, pertanian, teknologi termasuk dokter,” jelasnya.
Mas Rio menilai, penyaluran beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia Situbondo yang unggul. Dengan demikian, lulusan penerima beasiswa diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan di berbagai sektor strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung soal etika pengajuan beasiswa. Ia dengan tegas meminta agar anak-anak pejabat tidak ikut mengajukan beasiswa, demi menjaga keadilan dan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa dari keluarga sederhana.
“Anak-anak pejabat jangan minta beasiswa inilah, kasihan sama yang tidak mampu,” tegasnya.
Dengan kebijakan ini, Pemkab Situbondo berharap beasiswa tahun 2025 benar-benar menyentuh mahasiswa yang layak, tepat sasaran, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Shalawat Nariyah. (dra/usy)














